Minggu, 04 April 2010

Cara Mengendalikan Keberatan Pembeli

Cara Mengendalikan Keberatan Pembeli
Keberatan pembeli terhadap pembelian barang, dapat menimbulkan suatu
masalah di dalam penjualan. Dalam masalah ini ada kemungkinan terjadi
ketidakpuasan atau ketidaksesuaian paham antara pembeli dan penjual. Akan
tetapi keberatan tersebut, harus ditanggapi dengan penuh kebijakan, karena
jika tidak ditanggapi dengan baik, maka para pembeli barangnya.
Bilamana melihat ada tanda-tanda keberatan pembeli terhadap barangbarang
yang dibelinya, seorang penjual harus dapat menguasai diri. Di sini
seorang penjual jangan emosi dan jangan memperlihatkan ketidaksenangannya.
Di dalam menghadapi dan mengatasi keberatan pembeli seorang penjual, harus
mengajak calon pembeli berbicara. Kemudian dengarkan segala keberatan
dan keluhannya dengan senang, lalu ajukan beberapa pertanyaan, kemudian
pengaruhi dengan anjuran.
Beberapa cara praktis mengatasi atau mengendalikan keberatan
pembelinya itu:
1. Penjual harus mengetahui lebih dahulu apa keberatannya itu.
2. Dengarkan dengan baik keberatan tadi, jangan memotong
pembicaraannya.
3. Ulangi segala keberatan calon pembeli dengan bahasa penjual sendiri.
4. Usahakan agar calon pembeli mengetahui akan keberatan penjual.
5. Kemudian jawablah segala keberatan tersebut tanpa berbantah.
6. Jika calon pembeli mengajukan keberatan yang bersifat umum, jawablah
dengan menunjukkan ciri-ciri khusus dari barang yang bersangkutan.
7. Jangan menganggap keberatan calon pembeli itu salah.

Jika materi/bahan ini berguna bagi anda silahkan copy, dan tolong anda klik iklan yang ada sebagai Donasi/sumbangan anda.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes