Minggu, 11 April 2010

TUJUAN PROMOSI

TUJUAN PROMOSI
Tujuan utama dari promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi dan membujuk, serta mengingatkan pelanggan sasaran tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Secara rinci ketiga tujuan promosi tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :
1. Menginformasikan (informing), dapat berupa :
•Menginformasikan pasar mengenai keberadaan suatu produk baru,
•Memperkenalkan cara pemakaiah yang baru dari suatu produk,
•Menyampaikan perubahan harga kepada pasar,
•Menjelaskan cara kerja suatu produk,
•Menginformasikan jasa-jasa yang disediakan oleh perusahaan,
•Meluruskan kesan yang keliru,
•Mengurangi ketakutan atau kekhawatiran pembeli,
•Membangun citra perusahaan.
2. Membujuk pelanggan sasaran (persuading) untuk :
•Membentuk pilihan merek,
•Mengalihkan pilihan ke merek tertentu,
•Mengubah persepsi pelanggan terhadap atribut produk,
•Mendorong pembeli untuk belanja saat itu juga,
•Mendorong pembeli untuk menerima kunjungan wiraniaga.
3. Mengingatkan (reminding), dapat terdiri atas :
•Mengingatkan pembeli bahwa produk yang bersangkutan dibutuhkan dalam waktu dekat.
•Mengingatkan pembeli akan tempat-tempat yang menjual produk perusahaan.
•Membuat pembeli tetap ingat walaupun tidak ada kampanye iklan.
•Menjaga agar ingatan pertama pembeli jatuh pada produk perusahaan. Misalnya bila pembeli ingin membeli sabun mandi diharapkan ingatan pertamanya adalah merek Lux. Jika ditinjau dari sudut pandang ilmu ekonomi, maka tujuan dari promosi ini adalah menggeser kurva permintaan akan produk
perusahaan ke kanan dan membuat permintaan menjadi inelastic (dalam kasus harga naik) dan elastis (dalam kasus harga turun) Sementara itu Rossiter dan Percy (dalam Prayitno, 1993) mengklasifikasikan tujuan promosi sebagai efek dari komunikasi sebagai berikut :
•Menumbuhkan persepsi pelanggan terhadap suatu kebutuhan (category need).
•Memperkenalkan dan memberikan pemahaman tentang suatu produk kepada konsumen (brand awareness).
•Mendorong pemilihan terhadap suatu produk (brand attitude).
•Membujuk pelanggan untuk membeli suatu produk (brand puchase intention).
•Mengimbangi kelemahan unsur bauran pemasaran lain (puchase facilitation).
•Menanamkan citra produk dan perusahaan (positioning).
Secara singkat promosi berkaitan dengan upaya untuk mengarahkan seseorang agar dapat mengenal produk perusahaan, lalu memahaminya, berubah sikap, menyukai, yakin, kemudian akhirnya membeli dan selalu ingat akan produk tersebut.

Jika materi/bahan ini berguna bagi anda silahkan copy, dan tolong anda klik iklan yang ada sebagai Donasi/sumbangan anda.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes