Minggu, 04 April 2010

Kombinasi Harga (Price Mix)

Kombinasi Harga (Price Mix)
Setiap perusahaan harus dapat menetapkan kombinasi harga (price
mix) dalam rangka memajukan promosi penjualan produknya. Kombinasi
harga, selalu melibatkan daftar harga, potongan tambahan barang, jangka
pembayarannya, dan kredit yang diberikan serta pemberian pelayanannya.
Selain itu kebijaksanaan perusahaan yang berkaitan dengan potongan dan
kelonggaran adalah hasil pengurangan dari harga dasar atau harga tercatat
atau harga terdaftar (listprice).
Daya tarik penjualan produk adalah merupakan elemen pokok dari
penawaran yang akan dikomunikasikan oleh penjual. Maka dari itu salah
satu daya tarik yang akan diberikan penjual kepada pembeli adalah dengan
melaksanakan kombinasi harga (price mix).
Pengurangan dapat berbentuk harga yang dipotong atau konsesi lain
seperti pemberian sejumlah barang gratis.
Potongan harga (discount) sering digunakan perusahaan untuk
meningkatkan jumlah penjualan dan hasil penerimaan penjualan serta share
pasar perusahaan. Perusahaan dapat memberikan potongan harga kepada
pembeli yang membeli dalam jumlah besar(quantity discount) atau kepada
pembeli yang membayar dengan tunai (cash discount).
Begitu pula syarat-syarat pembayaran adalah merupakan strategi
harga karena termasuk pertimbangan tingkat pengorbanan yang harus
dipertimbangkan langganan atau pembeli akan mempertimbangkan salah
satu faktor yang paling penting yaitu penjual atau produsen mana yang dapat
memberikan pembayarannya yang paling lunak.
Besarnya potongan yang diberikan produsen akan bertingkat sesuai dengan
tingkat peranan pedagang dalam mata rantai penyaluran barang. Secara lebih
rinci kombinasi harga (price mix) yang dijalankan perusahaan itu adalah sebagai
berikut.
�� Potongan harga, daftar harga dan tambahan harga
Potongan harga adalah pengurangan dari apa yang tercantum di dalam
daftar harga, serta diberikan kepada yang bersedia melakukan sesuatu
pembelian produk yang telah disepakati oleh penjual. Pemberian potongan
harga dapat berwujud uang, atau tambahan barang. Sedangkan yang
dimaksud dengan daftar harga adalah suatu daftar yang berisikan/memuat
harga barang-barang untuk kepentingan penjual dan pembeli.
Tambahan barang yang diberikan penjual terhadap pembeli ada
kemungkinan barang-barang tersebut aus, susut, rusak, adapun potonganpotongan
harga yang diberikan penjual kepada pembeli, adalah sebagai
berikut.
1) Potongan fungsional (trade or functional discount)
Potongan fungsional biasanya diberikan kepada para penyalur.
2) Rabat
Rabat adalah potongan yang diberikan kepada pembeli dari penjual
karena membeli barang dalam jumlah yang banyak. Potongan rabat
disebut juga potongan kuantitas (quantity discount).
3) Kontan (cash discount)
Potongan ini, diberikan oleh penjual kepada pembeli karena
membeli barang secara tunai atau membeli barang dalam jangka
pendek.
4) Potongan rafaksi adalah potongan khusus yang diberikan penjual
kepada pembeli karena adanya perubahan perhitungan berat misalnya;
akibat kerusakan yang terjadi selama barang dalam pengangkutan.
5) Potongan order dini (early order discount)
Potongan ini adalah potongan yang diberikan kepada pembeli
karena order (pesanan) masih dini. Misalnya 3 bulan sebelum Idul Fitri
sudah pesan barangnya.
6) Potongan kelompok (group discount)
Potongan kelompok adalah potongan yang diberikan kepada
pembeli yang dihimpun dalam kelompok (group) atau organisasi.
7) Tarra
Tarra adalah potongan timbangan pembungkus barang yang
diberikan penjual kepada pembeli, karena barang yang diserahkan
ternyata barangnya masih terbungkus.
Bentuk potongan lainnya adalah:
1) Potongan kuantitas
2) Potongan dagang
3) Potongan tunai
4) Potongan musiman
5) Kelonggaran promosi
6) Kelonggaran komisi
7) Kelonggaran barang
Untuk mengetahui secara jelas arti dan perbedaan dari masing-masing
bentuk potongan di atas dapat diuraikan secara garis besar sebagai
berikut:
1. Potongan kuantitas (Quantity Discount)
Potongan kuantias adalah potongan dari harga yang tercatat
yang ditawarkan penjual agar konsumen membeli dalam jumlah yang
lebih besar dari biasanya atau bersedia memusatkan pembeliannya
pada penjual yang sama. Potongan kuantitas dapat dilakukan dengan
menggunakan dua macam cara yaitu:
a. Potongan kuantitas nonkumulatif yaitu potongan yang didasarkan
pada jumlah setiap pesanan untuk satu atau beberapa produk,
misalnya; pembeli dapat membeli satu unit barang dengan harga
Rp1.000,00 tetapi kalau membeli 3 unit yang bersangkutan
hanya cukup membayar Rp2.500,00 saja. Potongan kuantitas
nonkumulatif ini dapat mendorong pembeli untuk memesan/
membeli dalam jumlah yang lebih besar.
b. Potongan kuantitas kumulatif adalah potongan yang didasarkan
pada volume total yang dibeli selama satu periode tertentu. Bagi
penjual cara seperti ini dapat mengikat pembeli untuk membeli
berkali-kali pada penjual yang sama.
Tipe potongan ini terutama berguna bagi penjualan produk
yang tidak tahan lama, karena konsumen dirangsang untuk
membeli persediaan/stok baru secara lebih sering sehingga produk
tidak akan basi/layu.
2. Potongan Dagang
Potongan dagang sering juga disebut potongan fungsional adalah
potongan dari harga tercatat (daftar harga) yang ditawarkan kepada
pembeli yang diharapkan mampu memiliki fungsi pemasaran (yang
ikut memasarkan barangnya). Contoh; produsen dapat memberi harga
eceran produsen sebesar Rp400,00 dengan potongan dagang sebesar
40% dan 10% yang berarti potongan diberikan kepada pengecer 40%
dan kepada grosir 10% di mana pengecer harus membayar Rp240,00
(Rp400 – 40%), sedangkan grosir membangun kepada produsen
hanya sebesar Rp 216 (Rp240 – 10%). perlu dicatat bahwa potongan
40% dan 10% bukan berarti bahwa jumlah potongan menjadi 50% dari
harga tercatat.
3. Potongan Tunai/Kontan
Adalah potongan yang diberikan kepada pembeli karena membayar
kontan/tunai dalam jadwal pembayaran yang telah ditetapkan
sebelumnya. Potongan kontan pada dasarnya dihitung dari nilai
sisa setelah dikurangi potongan kuantitas dan potongan dagang
dari harga dasar. Tujuan dari memberikan potongan kontan adalah
untuk mendapatkan dana tunai sebanyak mungkin sehingga dapat
mengumpulkan modal kerja dengan cepat dan relatif murah.
Dalam praktik di tanah air dewasa ini sering dikenal dua macam
pembayaran kontan, yaitu:
- Kontan keras yakni pembayaran kontan yaitu uang tunai pada saat
penyerahan barang.
- Pembayaran kontan adalah pembayaran selang beberapa
waktu setelah barang diserahkan misalnya dua atau tiga minggu
kemudian.
Sebagai contoh yang banyak dilakukan dalam praktik khususnya
untuk pembayaran kontan adalah pada saat barang diserahkan,
pembeli memberikan cek mundur, yakni cek yang baru dapat uangkan
ke bank beberapa hari atau minggu dan bahkan belum setelah
penyerahan cek.
Mengingat bahwa cek mundur biasanya dapat dipergunakan
sebagai alat pembayaran transaksi dagang terhadap para relasi
dagang, maka cek mundur dalam dunia perdagangan dianggap
sebagai dana tunai. Oleh karena uang tunai bersifat lebih likuid
dibandingkan dengan cek mundur, maka potongan keras biasanya
lebih besar daripada potongan kontan.
4. Potongan Musiman
Potongan musiman adalah suatu pengurangan harga yang
diberikan kepada pembeli yang membeli barang/jasa di kala musim sepi.
Potongan musiman memungkinkan penjual dapat mempertahankan
produksi yang lebih mantap selama satu tahun. Contoh; pabrik payung
akan menawarkan potongan musiman kepada para pengecer pada
musim panas untuk mendorong pesanan yang lebih awal.
5. Potongan Fungsional
Potongan fungsional sering juga dinamakan potongan dagang
atau trade discount oleh produsen kepada anggota saluran distribusi
yang melakukan fungsi-fungsi tertentu seperti penjualan ataupun
penyimpanan. Produsen pada dasarnya dapat menawarkan suatu
potongan fungsional yang berbeda-beda kepada berbagai saluran
distribusi karena perbedaan pelayanan yang dilakukan.

Jika materi/bahan ini berguna bagi anda silahkan copy, dan tolong anda klik iklan yang ada sebagai Donasi/sumbangan anda.

1 komentar:

Kumalasari Portfolio Design mengatakan...

Informasi di atas sangat membantu bagi pemula bisnis seperti saya =) terima kasih

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes