Minggu, 04 April 2010

Sifat dan Manfaat Produk

Sifat dan Manfaat Produk
Sifat barang merupakan karakter yang melekat pada barang itu sendiri
secara fi sik dapat dilihat, setiap penjual harus memahami sifat sifat yang ada
pada barang dagangannya, karena sangat diperlukan dalam mengatur sirkulasi
penggantian barang baik barang yang dipajang di toko maupun barang yang
ada dalam persediaan, setiap barang dagangan harus diperlakukan berbeda
karena setiap barang memiliki karakter yang berbeda pula, demikian juga
dalam melakukan klasifi kasi harus adanya penempatan dan penataan yang
sesuai dengan sifatnya masing-masing untuk menghindari terjadinya dampak
dari satu barang terhadap barang lainnya, selain itu memberikan kemudahan
dalam pemeriksaan dan penggantian setiap barang. Sifat barang dipengaruhi
oleh faktor-faktor:
a. Bahan baku yang digunakan pada saat proses produksi,
b. Proses pengolahannya,
c. Daya tahan barang,
d. Cara pemakaian dan pemeliharaan.
Jika dalam proses produksi menggunakan bahan baku bermutu tinggi dan
tepat ukurannya dengan pengolahan yang baik, mungkin akan menghasilkan
barang yang memiliki daya tahan lama, jika dapat menghasilkan barang yang
baik cara pemeliharaannyapun tidak memerlukan waktu dan tenaga yang
relatif banyak atau tidak memerlukan penggantian barang dengan segera, sifat
barang berpengaruh terhadap manfaat barang dalam pola kosumsi dan pola
arus barang di toko. Manfaat barang merupakan faedah yang diberikan suatu
barang kepada pemiliknya atau kepada yang membutuhkanya.
Berdasarkan sifat dan tingkat konsumsinya, di mana barang dapat
dikategorikan/digolongkan menjadi:
a. Barang tahan lama (Durable goods)
Ialah barang berwujud yang biasanya secara normal dapat
bertahan dalam pemakaian berulang kali. Contoh: lemari
es, pakaian dan sebagainya.
Barang tahan lama memerlukan penjualan dan pelayanan
yang lebih pribadi, menguasai margin yang lebih tinggi
dan memerlukan jaminan-jaminan yang lebih besar dari
penjual.
b. Barang tidak tahan lama (non durable goods)
Ialah barang berwujud yang secara normal dapat
dikomsumir sekali atau beberapa kali contoh:
daging, sabun, mengingat barang-barang ini
dikonsumsi dengan cepat dan sering dibeli, maka
barang tersebut tersedia diberbagai tempat,
menguasai margin yang lebih kecil dan memupuk
kesetiaan pada satu merek.
Barang yang bersifat klasikal
Ialah barang yang digemari dan disukai konsumen
sepanjang masa meskipun ada model dan produk
baru, biasanya penggemar model ini merupakan
fanatik terhadap merek barang tertentu karena
dapat memberikan kebanggaan dan kepuasan
tertentu misalnya blue jeans merek Levi’s.
d. Barang yang bersifat kotemporer
Sifat barang yang kotemporer dipengaruhi
trend dan kegemaran konsumen, barang
semacam ini akan memberi manfaat
ekonomis terhadap penjual jika selalu
mengikuti perkembangan trend yang terjadi
di masyarakat, dan manfaat yang diberikan
barang kepada konsumen rasa percaya diri,
karena mengikuti trend lingkungannya.
e. Barang yang bersifat Adjustable
Adalah barang yang menyesuaikan dengan mengikuti
perubahan iklim, dan barang semacam ini akan
dirasakan manfaatnya jika terjadi perubahan musim,
seperti musim penghujan dan kemarau. Misalnya
payung.
f. Barang yang bersifat luxirius
Adalah barang yang sifatnya
mewah dan konsumennya dari
golongan tertentu dan toko biasanya
menyediakan ruang khusus dengan
maksud untuk mempertahankan
karakteristiknya, klasifikasi yang
dilakukan toko biasanya terpisah dan
relatif ketat dalam pengawasanya,
manfaat yang dirasakan oleh
konsumen adalah kemewahan dan
kelas tersendiri karena memberikan gengsi tersendiri, contohnya berlian.
g. Barang yang bersifat Prestisius
Adalah barang yang memberikan kedudukan tersendiri
dalam kehidupan sosial seseorang dan biasanya
ditata dan dikelompokan secara eklusif di dalam toko,
manfaat yang dirasakan konsumen adalah image
tertentu jika menggunakan barang tersebut misalnya
jika menggunakan dasi.
h. barang yang bersifat praktis
Adalah barang yang penggunaannya tidak rumit dan
berkesan santai, manfaat yang dirasakan konsumen
adalah kemudahan dalam pemakaiannya dan rasa
santai dan biasanya digunakan dalam kegiatan
keseharian di luar dinas misalnya memakai T Shirt,
sandal atau jaket.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes