Minggu, 04 April 2010

Market Challanger

Market Challanger
Perusahaan yang mempunyai urutan kedua atau lebih rendah lagi
didalam pasar bisa disebut “runner up” atau “Penyusul”. Mereka dapat
menyerang Market leader dan pesaing-pesaing lainnya dalam suatu
usaha yang gencar merebut bagian pasar, perusahaan inilah yang disebut
Market Challanger. Dan mereka yang bersikap asal rnenerima tidak
menggoncangkan pasar, disebut juga Market Follower.
Beberapa strategi penyerangan yang bisa digunakan oleh market
challanger:
1. Menetapkan sasaran straregi lawan.
Pada dasarnya, market challanger dapat memilih salah satu dari
tiga jenis perusahaan yang dapat diserang yaitu: pimpinan pasar,
perusahaan-perusahaan yang sama besarnya tetapi kurang berhasil
serta kekurangan dana, dan perusahaan regional yang lebih kecil.
2. Memilih strategi penyerangan.
Secara umum ada lima strategi penyerangan yang dapat dipilih dan
dilakukan market challanger:
a. Serangan Frontal. Serangan ini dilakukan dengan mengerahkan
seluruh kekuatan yang dimiliki tepat berhadapan dengan lawan.
Serangan ini lebih bersifat menyerang kekuatan lawan ketimbang
titik lemahnya.dalam serangan frontal ini, penyerang menandingi
produk, iklan, harga, dari lawannya, sehingga apabila lawan tidak
kuat maka akan kalah. Biasanya yang memakai strategi ini adalah
market challanger yang kuat.
b. Serangan melambung. Prinsip pokok dart serangan modern
adalah Konsentrasi kekuatan untuk menyerang kelemahan.
Market challanger berpura-pura akan menyerang bagian yang
kuat sehingga lawan mengerahkan seluruh kekuatan ke bagian
tersebut, tetapi serangan yang sesungguhnya akan diarahkan
kebagian kelemahannya. Ada dua strategi yang dapat dilakukan
oleh market challanger yaitu serangan geografi s, yaitu seranganserangan
yang ditujukan pada daerah-daerah pemasaran dimana
pesaing tidak menanganinya dengan baik. Dan kedua adalah
serangan dengan menutup segmen pasar yang selama ini belum
dipenuhi oleh market leader.
c. Serangan mengepung. Serangan ini merupakan usaha
menembus daerah pemasaran lawan, yaitu dengan mengadakan
penyerangan secara besar-besaran terhadap seluruh pasar lawan
dan pada saat bersamaan perusahaan penantang memasarkan
segala apa saja yang dipasarkan oleh pesaing, dan melebihi apa
yang dimiliki oleh pesaing, sehingga tawaran perusahaan ini tidak
mungkin ditolak oleh konsumen.
d. Serangan lintas. Strategi ini adalah strategi yang paling tidak
langsung, serta menjauhkan diri dari gerakan yang mengarah
kepemasaran pesaing. Ada tiga pendekatan, yaitu: diversifi kasi ke
produk-produk yang tidak berkaitan, diversifi kasi kepasar geografi s
yang baru dan menciptakan produk yang lebih baik.
e. Serangan gerilya. Serangan ini dilakukan perusahaan-perusahaan
yang kekurangan modal dengan menyerang pada berbagai wilayah
lawan dengan serangan kecil yang tiba-tiba dan terputus-putus.
Tujuannya adalah untuk mengganggu konsentrasi lawan. Serangan
dapat dilakukan dengan tindakan memotong harga secara selektif,
mengganggu persediaan, membajak eksekutif, kegiatan promosi
intensif dan berbagai tindakan ilegal lainnya.
Selain ke lima strategi penyerangan secara umum tersebut, terdapat
strategi yang lebih spesitik lagi bagi market challanger yaitu:
1). Strategi pemotongan harga
2). Strategi produk yang lebih murah
3). Strategi produk prestise
4). Strategi pengembang biakan produk
5). Strategi inovasi produk
6). Strategi penyempurnaan jasa pelayanan
7). Strategi inovasi distribusi
8). Strategi penekanan biaya
9). Strategi promosi yang intensif

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes